resume komunikasi
BAB 1 KONSEP-KONSEP DASAR KOMUNIKASI
A. DEFINISI KOMUNIKASI
a. Hovlan, Janis, dan Kelley, komunikasi adalah proses individu mengirim stimulus yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain.
b. Forsdale, komunikasi adalah suatu proses memberikan signal menurut aturan tertentu, sehingga dengan cara ini suatu sistem dapat didirikan, dipelihara dan diubah.
c. William J.Seller, komunikasi adalah proses dengan nama symbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima, dan diberi arti.
Dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah pertukaran pesan verbal maupun nonverbal antara si pengirim dengan si penerima pesan untuk mengubah tingkah laku.
B. MODEL KOMUNIKASI
a. Model Lasswell
b. Model Shannon
c. Model Schraumn
d. Model Barlo
e. Model Seiler
f. Model Komunikasi Dua Arah
C. KOMPONEN DASAR ORGANISASI
Ada lima komponen dasar komunikasi yaitu :
1. Pengirim Pesan, individu yang mengirim pesan
2. Pesan, informasi yang akan dikirimkan kepada penerima pesan.
3. Saluran, jalan yang dilalui pesan dari si pengirim dengan si penerima.
4. Penerima Pesan, yang menganalisis dan menginterprestasikan isi pesan yang diterimanya.
5. Balikan, respons terhadap pesan yang diterima yang dikirimkan kepada si pengirim pesan.
D. PRINSIP KOMUNIKASI
Menurut Seiler (1988) ada empat prinsip dasar komunikasi yaitu ;
1. Komunikasi adalah suatu proses
2. Komunikasi adalah sistem
3. Komunikasi bersifat Interaksi dan Transaksi
4. Komunikasi Dapat Terjadi Disengaja Maupun Tidak Disengaja
BAB 2 KONSEP-KONSEP DASAR ORGANISASI
A. PENGERTIAN ORGANISASI
Kochler (1976) mengatakan bahwa organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasi usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Suatu organisasi terbentuk apabila suatu usaha memerlukan usaha lebih dari satu orang untuk menyelesaikannya.
B. ELEMEN ORGANISASI
Elemen-elemen dasar organisasi yaitu :
1. Struktur Sosial
Struktur sosial adalah pola atau aspek aturan hubungan yang ada antara partisipan di dalam suatu organisasi.
2. Partisipan
Partisipan organisasi adalah individu-individu yang memberikan kontribusi kepada organisasi, berpartisipasi sangat bervariasi.
3. Tujuan
Tujuan organisasi adalah yang paling penting dan sangat kontroversial dalam mempelajari organisasi.
4. Teknologi
Teknologi adalah penggunaan mesin-mesin dan juga pengetahuan teknik dan keterampilan partisipan.
5. Lingkungan
Setiap organisasi berada pada keadaan fisik tertentu, teknologi, kebudayaan dan lingkungan social, terhadap mana organisasi tersebut harus menyesuaikan diri.
C. KARAKTERISTIK ORGANISASI
Tiap organisasi mempunyai karakteristik yang umum, diantaranya:
1. Dinamis
Karena selalu menghadapi tantangan baru dari lingkungannya dan perlu menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan yang selalu berubah tersebut.
2. Memerlukan Informasi
Tanpa informasi organisasi tidak dapat jalan. Dengan adanya informasi bahan mentah dapat diolah menjadi hasil produksi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
3. Mempunyai tujuan
Organisasi adalah kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu maka organisasi harus mempunyai tujuan sendiri-sendiri.
4. Terstruktur
Organisasi membuat aturan-aturan undang-undang dan hierarki hubungan dalam organisasi hal ini dinamakan struktur organisasi.
D. FUNGSI ORGANISASI
Organisasi mempunyai beberapa fungsi diantaranya :
1. Memenuhi kebutuhan pokok organisasi
2. Mengembangkan tugas dan tanggung jawab
3. Memproduksi barang atau orang
4. Mempengaruhi dan dipengaruhi orang
E. TEORI ORGANISASI
1. Teori klasik
Anggapan dasar teori klasik :
a. Organisasi ada terutama untuk menyelesaikan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
b. Bagi suatu organisasi, ada struktur yang tepat bagi tujuan, lingkungan, teknologi dan partisipannya.
c. Pekerjaan organisasi paling efektif bila ada tantangan lingkungan dan kepentingan pribadi terhalang oleh norma-norma rasionalitas.
2. Teori Hubungan Manusia
Teori hubungan manusia ini menekankan pada pentingnya individu dan hubungan social dalam kehidupan organisasi, menyarankan strategi peningkatan dan penyempurnaan organisasi Teori hubungan manusia ini diperkenalkan pada tahun 1930-an yang dipelopori oleh Barnard, Mayo 1933, Roethlisherger dan Dichson 1939.
3. Teori Sistem Sosial
Memandang organisasi sebagai kaitan bermacam-macam komponen yang saling tergantung satu sama lain dalam mencapai tujuan organisasi. Setiap bagian mempunyai peranan masing-masing dan berhubungan dengan bagian-bagian lain.
4. Teori Politik
Preposisi dari perspektif politik menurut Bolman (1988) adalah sebagai berikut:
a. Kebanyakan dari keputusan-keputusan penting dalam organisasi mencakup alokasi sumber-sumber yang langka.
b. Organisasi adalah kompoisisi gabungan dari sejumlah kepentingan individu dan kelompok.
c. Kepentingan individu dan kelompok berbeda-beda dalam nilai-nilai mereka, kesukaan, kepercayaan, informasi, dan persepsi mengenai realitas.
d. Tujuan-tujuan dan keputusan organisasi timbul dari proses perundingan, negosiasi dan merebut posisi diantara individu dan kelompok.
e. Kekuasaan dan konflik merupaka pusat kehidupan organisasi.
BAB 3 PERSEPSI DAN KONSEP DASAR KOMUNIKASI ORGANISASI
A. PERSEPSI MENGENAI KOMUNIKASI ORGANISASI
1) Persepsi Redding dan Sanborn
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks, termasuk dalam bidang ini yaitu komunikasi internasional, hubungan manusia, keterampilan berkomunikasi dan berbicara, mendengarkan, menulis, dan komunikasin evaluasi program.
2) Persepsi Katz dan Kahn
Menurut Katz dan Kahn organisasi adalah suatu sistem terbuka yang menerima energi dari lingkungannya dan mengubah energi ini menjadi produk atau servis dari sistem dan mengeluarkan produk atau servis ini kepada lingkungan.
3) Persepsi Thayer
Thayer mengatakan komunikasi organisasi sebagai arus data yang akan melayani komunikasi organisasi dan proses interkomunikasi dalam beberapa cara, yaitu :
a. Berkenaan dengan kerja organisasi seperti data mengenai tugas-tugas atau beroperasinya organisasi.
b. Berkenaan dengan pengaturan organisasi seperti perintah-perintah, aturan-aturan dan petunjuk-petunjuk.
c. Berkenaan dengan pemeliharaan dan pengembangan organisasi.
4) Persepsi Greenbaunm
Komunikasi organisasi termasuk arus komunikasi formal dan informal dalam organisasi. Greenbaunm membedakan komunikasi internal dengan eksternal dan memandang peranan komunikasi terutama sekali sebagai koordinasi pribadi dan tujuan organisasi dan masalah menggiatkan aktivitas.
B. DEFINISI DAN KONSEP KUNCI DARI KOMUNIKASI ORGANISASI
Goldhaber (1986) mengatakan bahwa komunikasi organisasi adalah proses mennciptkan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah. Definisi ini mengandung tujuh konsep kunci yaitu :
1. Proses
Organisasi adalah suatu sistem terbuka yang dinamis yang menciptakan dan saling menukar pesan diantara anggotanya. Karena gejala menciptakan dan menukar informasi ini berjalan terus-menerus dan tidak ada hentinya maka dikatakan sebagai suatu proses.
2. Pesan
Pesan adalah susunan simbol yang penuh arti tentang orang, objek, kejadian yang dihasilkan oleh interaksi dengan orang. Untuk berkomunikasi yang efektif isi pesan harus dapat diartikan sama oleh pengirim dan penerima.
3. Jaringan
Jaringan adalah ciptaan dan pertukaran pesan dari orang-orang sesamanya terjadi melewati suatu sejalan kecil.
4. Keadaan Saling Tergantung
Adanya saling berhungan dan saling mempengaruhi antara bagian satu dengan yang lainnya. Sehingga apabila terdapat gangguan pada bagian yang satu yang lainnya pasti akan terkena akibatnya.
5. Hubungan
Hubungan manusia dalam organisasi yang memfokuskan kepada tingkah laku manusia dari orang-orang yang terlibat dalam suatu hubungan perlu dipelajari.
6. Lingkungan
Lingkungan adalah semua totalitas secara fisik dan factor social yang diperhitungkan dalam pembuatan keputusan mengenai individu dalam suatu system.
7. Ketidakpastian
Yang dimaksud adalah perbEdaan informasi yang tersedia dengan informasi yang diharapkan.
C. PENDEKATAN KOMUNIKASI ORGANISASI
1. Pendekatan Makro
Dalam pendekatan makro organisasi dipandang sebagai suatu struktur global yang berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam berinteraksi organisasi melakukan aktivitas seperti :
a. Memproses Informasi dan Lingkungan
b. Identifikasi
c. Integrasi dengan Organisasi Lain
d. Penentuan Tujuan
2. Pendekatan Mikro
Pendekatan ini terutama memfokuskan kepada komunikasi dalam unit dan subunit pada suatu organisasi. Komunikasi yang diperlukan pada tingkatan ini adalah komunikasi antara anggota kelompok, komunikasi untuk pemberian orientasi dan latihan, komunikasi dalam mensupervisi dan pengarahan pekerjaan dan komunikasi untuk mengetahui rasa kepuasan kerja dalam organisasi.
3. Pendekatan Individual
Pendekatan individual berpusat pada tingkah laku komunikasi individual dalam organisasi. Komunikasi ini ada beberapa bentuknya diantaranya :
a. Bebicara pada Kelompok Kerja
b. Menghadiri dan Berinteraksi dalam Rapat-rapat
c. Menulis
d. Berdebat untuk Suatu Usulan
BAB 4 IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI
A. IKLIM ORGANISASI
Tagiuri mengemukakan bahwa iklim organisasi adalah kualitas yang relative abadi dari lingkungan internal organisasi yang dialami oleh anggota-anggotanya, mempengaruhi tingkah laku mereka serta dapat diuraikan dalam istilah nilai-nilai suatu set karakteristik tertentu dari lingkungan. Hal itu berarti bahwa orang harus memberikan usulan tentang program baru yang diharapkan dapat diterima oleh orang lain sehingga memerlukan keterampilan berkomunikasi dalam hal meyakinkan orang tersebut.
B. IKLIM KOMUNIKASI
Iklim komunikasi yang penuh persaudaraan mendorong para anggota organisasi berkomunikasi secara terbuka, rileks, rileks dan ramah tamah. Namun iklim negatif memberikan rasa tidak terbuka. Yang menjadi pokok persoalan utama dari iklim komunikasi adalah :
1.Persepsi mengenai sumber komunikasi dan hubungannya dalam organisasi.
2.Persepsi mengenai tersedianya informasi bagi anggota organisasi.
3.Persepsi mengenai organisasi itu sendiri.
C. KEPUASAN KOMUNIKASI ORGANISASI
Kepuasan komunikasi organisasi menurut Redding (Pace,1989) adalah semua tingkat kepuasan seorang karyawan mempersepsi lingkungan komunikasi secara keseluruhan. Kepuasan dengan komunikasi muncul dari kombinasi faktor-faktor berikut :
1. Kepuasan dengan pekerjaan
2. Kepuasan dengan ketepatan informasi
3. Kepuasan dengan kemampuan seseorang yang menyarankan penyempurnaan
4. Kepuasan dengan efisiensi bermacam-macam saluran komunikasi
5. Kepuasan dengan kualitas media
6. Kepuasan dengan cara komunikasi teman sekerja
7. Kepuasan dengan keterlibatan dengan komunikasi organisasi sebagai suatu kesatuan.
Komentar
Posting Komentar