Pentingnya Etika Bagi Aparatur Negara

Pentingnya Etika Bagi Aparatur Negara

Oleh  Oktaviani

            Etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana patutnya manusia hidup dalam masyarakat. Etika juga menyangkut nilai mengapa ia bertindak demikian dan mengamati moral secara kritis. Setiap masyarakat mempunyai pegangan moral yang menjadi landasan sikap, perilaku dan perbuatan mereka untuk mencapai tujuannya masing-masing. Dengan pegangan moral itu dibedakan mana yang baik, dan mana yang buruk. Oleh karena itu peranan etika sangatlah penting untuk kehidupan kita. Begitu juga bagi para aparatur  negara perlu menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Mereka seharusnya mempunyai pedoman dan penuntun dalam sikap, perilaku dan perbuatan secara jelas, sehingga birokrasi menjadi bersih, dinamis dan bertanggungjawab. Jika mereka tidak memperhatikan etika, alhasil seperti yang terjadi akhir-akhir ini seperti kasus tindakan anggorta dewan  yang sangat mencoreng citra aparatur negara seperti menjamurnya kasus KKN, selain itu perilaku yang sepele namun disoroti publik yaitu adanya anggota dewan yang tidur ketika rapat, menonton video porno ketika sidang paripurna dan yang paling memprihatinkan adalah beredarnya video porno anggota DPR.
            Kini  kasus video porno mirip anggota dewan beredar di dunia maya. Bahkan dulu juga pernah terjadi kasus serupa dan terbukti bahwa lakon dalam video mesum tersebut merupakan anggota DPR RI yang akhirnya dikeluarkan dari anggota dewan. Belum lama ini juga terdapat fakta adanya anggota DPR yang didapati sedang menonton video porno ketika sidang paripurna.
Sebagai wakil rakyat anggota dewan merupakan tokoh yang mewakili suatu daerah tertentu, maka sangat  disayangkan jika wakil rakyat yang menjadi panutan  masyarakat ini melakukan perbuatan yang memalukan bahkan melanggar asusila. Apabila benar-benar terbukti  melakukan perbuatan yang tidak beretika seperti ini tentu akan mengecewakan pemilih-pemilihnya terdahulu dan mencoreng citra daerah yang diwakilinya. Aparatur negara sebagai panutan rakyat sehingga para aparatur negara dituntut untuk perfectionis. Mereka harus siap dengan konsekuensi yang ada apabila terbukti melanggar etika, biasanya akan mendapat sanksi sosial seperti dicaci, dihujat, bahkan tidak dipercayai lagi oleh masyarakat.
            Pemerintah harus berlaku adil memberi imbalan yang sesuai bagi mereka yang penuh disiplin dan berprestasi. Sebaliknya memberikan hukuman yang tegas terhadap mereka yang melanggar dan menyeleweng. Apalagi sekarang telah berlaku undang-undang pornografi, sudah selayakmya siapapun pelaku dari tindakan yang melanggar asusila ini ditindak tegas agar tidak ada lagi aparatur negara maupun masyarakat lain yang melakukan tindakan serupa.
            Tindakan-tindakan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh aparatur negara seperti ini muncul karena kurangnya tanggung jawab aparatur negara terhadap kewajibannnya yaitu sebagai pelayan masyarakat. Mereka justru terjebak pada hedonisme yaitu paham yang berpendapat bahwa perbuatan yang baik adalah perbuatan yang mendatangkan suatu kenikmatan atau kesenangan,  karena manusia pada dasarnya menyukai kenikmatan. Alat pokok untuk memenuhinya adalah materi. Dengan demikian beberapa dari aparatur negara kita lebih mementingkan kepentingannya sendiri tanpa mengutamakan kepentingan rakyat lagi terbukti dengan menjamurnya praktik KKN di negara ini.
Diharapkan adanya norma-norma yang lebih tegas agar para aparatur negara bisa menjaga sikap dan perilakunya. Seharusnya para aparatur negara dibekali dengan kepribadian yang dilandaskan moral dan etika yang baik. Dengan pembentukan pemahaman dan keyakinan terhadap suatu nilai seperti agama, sehingga implementasinya seseorang akan selalu bertingkah laku baik walaupun tidak ada orang yang melihatnya dan dia akan bertingkah laku baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Jika setiap aparatur negara berpegang teguh pada agamanya masing-masing, niscaya tidak akan ada lagi kasus-kasus  yang memalukan baik KKN maupun tindakan-tindakan asusila. Sebagai masyarakat yang peduli akan kemajuan bangsa ini kita harus jeli dan teliti dalam memilih wakil-wakil rakyat yaitu mereka yang memiliki integritas tinggi dan kepribadian yang baik pula.  







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebijakan Pembentukan Pasar Ambarketawang

kos A36