Pendidikan : Wahana Utama Pembangunan Karakter Bangsa
Pendidikan
: Wahana Utama Pembangunan Karakter Bangsa
Oleh
: Oktaviani
Eksistensi suatu bangsa sangat ditentukan oleh karakter yang
dimiliki. Hanya bangsa yang memiliki karakter kuat yang mampu menjadikan
dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.
Oleh karena itu menjadi bangsa yang berkarakter adalah impian bangsa Indonesia.
Meskipun sudah bukan barang baru lagi, namun harus diakui
bahwa fenomena globalisasi adalah dinamika yang paling strategis dan membawa
pengaruh dalam tata nilai dari berbagai bangsa termasuk bangsa Indonesia.
Sebagian kalangan menganggapnya sebagai ancaman yang berpotensi untuk menggulung
tata nilai dan tradisi bangsa kita dan menggantinya dengan tata nilai
pragmatisme dan popularisme asing.
Di era globalisasi yang tidak dapat menahan derasnya arus
informasi dari dunia manapun membuat generasi muda dapat dengan mudah
mengetahui dan menyerap informasi dan budaya dari negara lain, demikian
sebaliknya negara manapun dapat dengan mudah mendapatkan segala bentuk
informasi dan budaya dari negara kita, disinilah karakter bangsa diperlukan
karena apabila karakter bangsa tidak kuat maka globalisasi akan melindas
generasi muda kita. Generasi muda diharapkan dapat berperan menghadapi berbagai
macam permasalahan dan persaingan di era globalisasi yang semakin ketat
sekarang ini.
Untuk membentengi generasi muda khususnya pelajar agar tidak
terlindas oleh arus globalisasi maka diperlukan pembangunan karakter yang kuat.
Membangun karakter tidaklah segampang membalikkan telapak tangan, meskipun
tidak mudah tetapi membangun karakter sangat penting dan diharapkan dapat
berhasil dimasa mendatang.
Pembangunan karakter memang sangat penting sekali karena
pada jaman modern ini banyak sekali godaan dan tantangan, apalagi bagi generasi
muda yang merupakan komponen bangsa Indonesia yang paling rentan dalam
menghadapi terpaan arus globalisasi. Karena bagaimanapun generasi muda kita
adalah cerminan karakter bangsa Indonesia. Apabila generasi muda kita tidak
menjunjung tinggi nilai dan norma menurut falsafah Pancasila maka dapat
dikatakan karakter bangsa kita memudar dan hilang, bila karakter suatu bangsa
hilang maka tidak ada lagi nama bangsa Indonesia di peta dunia.
Dewasa ini karakter bangsa kita dipandang sebelah mata oleh
negara lain, bahkan banyak orang-orang Indonesia tidak mau mengakui bahwa
dirinya berasal dari Indonesia, mereka malu menjadi orang Indonesia. Hal ini
mereka akui karena banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia. Mereka takut
negara lain memandang mereka berasal dari negara teroris, atau negara para
koruptor, negara yang memiliki segalanya tetapi tidak mampu mengolah sumber
daya alamnya, negara bodoh, negara penonton, negara majemuk yang masyarakatnya
sering ricuh antar etnis, mementingkan diri sendiri dan sukunya tanpa
mempedulikan orang lain, kasus korupsi, kolusi dan nepotisme, atau negara yang
tidak memiliki kualitas dalam bidang apapun.
Komentar
Posting Komentar